Institut Kemandirian Goes to Public: Pelatihan Menjahit Depok Tingkatkan Keterampilan dan Peluang Usaha

Depok, 12 Oktober 2024– Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Satelit Depok menggelar acara Goes to Public (GTP) yang bertujuan untuk memperkenalkan dan memamerkan hasil karya peserta pelatihan menjahit kepada masyarakat umum. Acara ini berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu dan Ahad, 12-13 Oktober 2024, di Institut Kemandirian Satelit Depok. Dalam kegiatan ini, para peserta memberikan layanan vermak pakaian secara gratis sekaligus membuka bazar yang menampilkan produk handmade yang mereka hasilkan selama pelatihan.

Setelah mengikuti pelatihan intensif selama kurang lebih 60 hari, peserta pelatihan menjahit kini mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan keterampilan baru mereka dan memperluas peluang usaha. Produk yang dipamerkan dalam bazar tersebut mencakup gamis, mukena, kemeja perempuan, tunik, kemeja laki-laki, yang seluruhnya dirancang dan dijahit oleh para peserta.

Antusiasme Masyarakat dalam kegiatan goes to public pelatihan menjahit

Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Memberdayakan Masyarakat

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Institut Kemandirian untuk mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan yang dapat membuka peluang usaha baru.

Direktur Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Satelit Depok, Abdurrahman Usman, menegaskan bahwa pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh lembaganya memiliki tujuan jangka panjang dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif. “Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang telah mereka pelajari untuk meningkatkan taraf hidup mereka dan menjadi lebih mandiri secara finansial. Melalui acara Goes to Public ini, kami ingin mereka tidak hanya percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki, tapi juga mampu berkontribusi bagi masyarakat,” jelas Abdurrahman Usman.

Antusiasme Masyarakat dan Dukungan bagi UMKM

Kegiatan Goes to Public mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Banyak yang datang memanfaatkan layanan vermak pakaian gratis, sementara yang lain tertarik pada produk bazar yang dipajang. Dengan adanya acara seperti ini, Institut Kemandirian Dompet Dhuafa berharap dapat mendorong lahirnya para pengusaha kecil dan mikro (UMKM) yang kreatif dan mampu bersaing di pasar.

Bagikan konten ini: