Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD) dirayakan pada tanggal 8 Maret setiap tahunnya. Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) meresmikan Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD)
Perayaan Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD)dimulai pada tahun 1908 ketika 15000 perempuan melakukan demo di New York, As menyuarakan hak mereka tentang peningkatan standar upah dan pemangkasan jam kerja.
Pada 1910, Pemimpin ‘Kantor Perempuan’ Clara Zetkin mengajukan sebuah gagasan untuk menetapkan Hari Perempuan Internasional yang menyarankan setiap negara merayakan satu hari dalam setahun untuk mendukung aksi tuntutan perempuan.
Akhirnya gagasan baik itu disetujui konferensi perempuan dari 17 (tujuh belas) Negara yang beranggotakan 100 perempuan. Hingga akhirnya disepakati 19 Maret 1991 sebagai perayaan pertama Hari Perempuan Internasional di Austria, Jerman, Denmark dan Swiss.
Saat itu, lebih dari satu juta perempuan dan laki-laki ikut dalam demonstrasi Hari Perempuan Internasional dengan mengkampanyekan hak perempuan untuk bekerja, memilih, dilatih, untuk memegang jabatan publik, dan mengakhiri diskriminasi.
Akhirnya, Hari Perempuan Internasional disepakati untuk diperingati setiap tanggal 8 Maret setiap tahunnya setelah melalui beberapa pergantian tanggal dan diskusi yang panjang.
Sementara PBB, pertama kali merayakan Hari Perempuan Internasional pada 1975. Berlanjut lagi tahun 1996, PBB mengumumkan tema tahunan pertama Hari Perempuan Internasional yaitu “Celebrating the Past, Planning for the Future”, dan diikuti dengan “Women and Human Rights” pada 1998 dan “World Free of Violence Againts Women” di tahun 1999.
Hingga tepatnya tahun 2001 IWD (Internasional Womens Day) resmi memliki wadah melalui internationalwomensday.com dengan fokus untuk merayakan, menunjukkan pencapaian wanita, dan menyuarakan ketidaksetaraan gender.
Dan pada tahun 2021 ini, Hari Perempuan Internasional mengangkat tema #ChooseToChallenge sebagai penegasan bahwa perempuan dapat memilih untuk menantang serta menyuarakan ketidaksetaraan gender.




