Karawaci, 22 April 2026 – Program pelatihan servis motor gratis resmi dibuka oleh Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian bersama Audy Dental di Kampus Institut Kemandirian Karawaci. Program ini diikuti 15 peserta terpilih dari berbagai daerah sebagai upaya mencetak generasi muda yang memiliki keterampilan, siap kerja, dan mandiri secara ekonomi.
Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara lembaga sosial dan dunia usaha dalam membuka akses pelatihan kerja gratis yang relevan dengan kebutuhan industri otomotif saat ini.
Pelatihan Servis Motor Gratis untuk Tingkatkan Keterampilan
Pelatihan servis motor gratis ini berlangsung selama dua bulan, mulai 22 April hingga 15 Juli 2026. Peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik, meliputi servis motor konvensional, sistem injeksi, tune up, kelistrikan dasar, hingga pengenalan motor listrik.
Materi yang diberikan dirancang secara komprehensif agar peserta siap terjun ke dunia kerja maupun membuka usaha mandiri di bidang otomotif.
Kolaborasi Dompet Dhuafa dan Dunia Usaha
Manager Diklat dan Operasional Institut Kemandirian, Imam Baihaqi, menegaskan bahwa pelatihan ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan akses keterampilan bagi anak muda.
“Banyak anak muda memiliki semangat, namun belum memiliki akses dan keterampilan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan kesempatan nyata agar mereka siap bekerja dan mandiri,” ujarnya.
Program ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Dompet Dhuafa dan sektor usaha mampu menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan.
Bekal Soft Skill dan Mental Kerja Peserta
Selain keterampilan teknis, peserta pelatihan servis motor gratis juga dibekali soft skill seperti disiplin, komunikasi kerja, pelayanan prima, mental pantang menyerah, serta pengelolaan keuangan pribadi.
Pembekalan ini penting agar peserta tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga siap menghadapi dunia profesional secara menyeluruh.
Kisah Alumni Jadi Motivasi Peserta
Salah satu alumni, Fadil, turut hadir memberikan motivasi kepada peserta baru. Ia menyebut pelatihan ini sebagai titik balik dalam hidupnya.
“Saya pernah bingung karena belum punya keterampilan. Dari pelatihan ini saya belajar teknis, disiplin, dan percaya diri. Sekarang saya bekerja di Yamaha. Kesempatan ini bisa mengubah hidup,” ungkapnya.
Peluang Besar di Dunia Otomotif
Instruktur pelatihan, Agus Hikmat, menambahkan bahwa sektor otomotif masih sangat membutuhkan tenaga kerja terampil.
“Perkembangan teknologi otomotif sangat cepat. Siapa yang serius belajar dan tekun, memiliki peluang besar untuk sukses,” jelasnya.
Melalui program pelatihan servis motor gratis ini, Institut Kemandirian berharap semakin banyak anak muda yang tumbuh menjadi pribadi mandiri, berdaya, dan mampu menciptakan peluang kerja di masa depan.









