INSTITUTKEMANDIRIAN.ORG – Sebanyak 210 siswa-siswi SMKN 69 Jakarta Timur secara antusias mengikuti jalannya pembukaan bootcamp programming di Aula Sekolah SMKN 69 Jl Swadaya Jakarta Timur, Jumat (11/10/2022).
SMKN 69 Jakarta Timur yang baru berdiri 2019 lalu terpilih untuk melaksanakan program pelatihan programming yang di inisiasi oleh Institut Kemandirian.
Kepala Sekolah SMKN 69 Jakarta Timur Yasma Isfa Endri mengatakan, merasa bersyukur sekolahnya terpilih untuk menyelenggarakan salah satu program Institut Kemandirian, yaitu melaksanakan pelatihan Bootcamp Programming.
“Kita wajib besyukur, berbangga dan berterima kasih kepada Institut Kemandirian karena telah dipercaya melaksanakan program pelatihan programming full beasiswa dari Dompet Dhuafa,” kata Yasma ketika memberikan sambutan
Ia menambahkan, program pelatihan ini adalah anugerah yang harus dijaga amanahnya. Apalagi program pelatihan programming ini mendapat full beasiswa dari Dompet Dhuafa.
“Kesempatan emas ini jangan disia-siakan. Karena kesempatan emas tidak datang dua kali,” tegas Yasma.
Ia meminta kepada seluruh siswa-siswinya yang nanti mengikuti pelatihan ini agar serius.
“Jadikan pelatihan ini untuk menunjukan bahwa siswa-siswi SMKN 69 istiqomah dan layak untuk mengikuti pelatihan ini dengan serius. Jangan mencoreng nama sekolah,” ungkapnya.

Ditanya apakah program ini mengganggu siswanya dalam belajar?
Yasma menegaskan, pelatihan programing ini sangat tepat. Pasalnya pelatihan ini diberikan kepada siswa-siswinya yang mengambil jurusan Sistim Jaringan dan Aplikasi (Sijas).
Hal ni juga termasuk salah satu cita-cita kami. Karena program ini termasuk dalam kelas industri.
Sekali lagi, Kepala Sekolah SMKN 69 menegaskan, program pelatihan programing ini bukan mengganggu, malah program ini menyiapkan mereka menjadi pemuda entrepreneur yang nantinya dapat menciptakan lapangan kerja baru yang sesuai dengan tuntutan zaman.
“Program dari Institut Kemandirian sangat tepat diberikan kepada siswanya. Dan kami sangat mendukung dan mengapresiasi program kerja sama ini,” pungkasnya.
Ia berharap, Insyaa Allah setelah mengikuti pelatihan selama dua bulan dan magang satu bulan, siswa-siswinya akan menjadi talenta-talenta muda yang mempunyai keahlian.




