Merajut Asa Lewat Bengkel: Semangat Peserta Pelatihan Servis Motor Karawaci dan Semarang

Deru mesin dan aroma oli menjadi saksi lahirnya semangat baru di dua kota: Karawaci dan Semarang. Selama dua bulan, sejak September hingga November 2025, Institut Kemandirian Dompet Dhuafa kembali menggelar pelatihan servis motor bagi para pemuda yang ingin mengasah keterampilan dan menjemput kemandirian ekonomi.

Pemaparan cetak biru program oleh Tirta Rahayu, Supervisor Program Development dalam pembukaan pelatihan servis motor, Karawaci (9/9/2025).
Pemaparan cetak biru program oleh Tirta Rahayu, Supervisor Program Development dalam pembukaan pelatihan servis motor, Karawaci (9/9/2025).

Karawaci: Bengkel yang Melahirkan Rasa Percaya Diri Baru

Di bengkel praktik Institut Kemandirian Karawaci, sebanyak 10 peserta dari berbagai daerah mengikuti pembelajaran intensif. Hari demi hari mereka belajar memahami struktur mesin, teknik perawatan, hingga menyelesaikan beragam masalah pada kendaraan roda dua. Suasana bengkel tak hanya dipenuhi suara mesin, tetapi juga diskusi, kerja sama, dan proses belajar yang membentuk kepercayaan diri baru.

Sesi sharing alumni dengan peserta dalam pelatihan servis motor, Karawaci (9/9/2025).
Sesi sharing alumni dengan peserta dalam pelatihan servis motor, Karawaci (9/9/2025).

Selain mengasah keterampilan teknis, para peserta juga dibekali softskill seperti kedisiplinan, kemampuan komunikasi, dan etos kerja. Pendekatan ini membuat pelatihan menjadi lebih dari sekadar ruang praktik; tetapi juga tempat membangun karakter.

Sambutan Abdurrahman Usman, Direktur Institut Kemandirian dalam pembukaan pelatihan servis motor, Karawaci (9/9/2025).
Sambutan Abdurrahman Usman, Direktur Institut Kemandirian dalam pembukaan pelatihan servis motor, Karawaci (9/9/2025).

Abdurrahman Usman, Direktur Institut Kemandirian Dompet Dhuafa, menyampaikan pesan yang menguatkan para peserta:
“Peserta diharapkan menjaga keluarga baru yang terbentuk selama pelatihan ini. Teruslah bersungguh-sungguh belajar, berkompetensi, dan berjejaring.”

Kegiatan praktik peserta pelatihan servis motor, Karawaci (20/10/2025).
Kegiatan praktik peserta pelatihan servis motor, Karawaci (20/10/2025).
Kegiatan praktik peserta pelatihan servis motor, Karawaci (20/10/2025).
Kegiatan praktik peserta pelatihan servis motor, Karawaci (20/10/2025).

Salah satu pengalaman paling berkesan adalah kegiatan “Goes To Public”, di mana peserta memberikan servis motor gratis untuk masyarakat. Momen ini tidak hanya menguji kemampuan mereka, tetapi juga menanamkan nilai kebermanfaatan sosial.

Kesuksesan pelatihan di Karawaci menjadi refleksi bahwa akses pelatihan berkualitas masih sangat dibutuhkan oleh banyak pemuda di berbagai wilayah. Institut Kemandirian melihat bahwa tidak semua calon peserta memiliki kesempatan untuk datang ke Karawaci karena keterbatasan biaya, jarak, atau waktu.

Karenanya, IK terus memperluas jangkauan melalui pembentukan Satelit Pelatihan di daerah, agar masyarakat lokal dapat mendapatkan pelatihan berkualitas tanpa harus berpindah jauh dari tempat tinggalnya. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pemerataan akses pendidikan nonformal, menciptakan lebih banyak peluang, dan mempercepat lahirnya SDM kompeten di daerah-daerah potensial.

Semarang: Kolaboraksi yang Membuka Peluang Lebih Besar

Dengan semangat yang sama, pelatihan juga dibuka di LPK Sinar Nusantara Semarang melalui kolaboraksi antara Institut Kemandirian dan Dompet Dhuafa Jawa Tengah. Di sini, 11 peserta mengikuti program pelatihan yang memadukan pemahaman teknis dan penguatan karakter.

Peserta pelatihan servis motor Semarang (19/9/2025).
Peserta pelatihan servis motor Semarang (19/9/2025).

Zaini Tafrikhan, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar membekali keterampilan teknis, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu memberikan kebermanfaatan bagi lingkungan.

Sambutan Zaini Tafrikhan dalam pembukaan pelatihan servis motor, Semarang (19/9/2025).
Sambutan Zaini Tafrikhan dalam pembukaan pelatihan servis motor, Semarang (19/9/2025).

Kurikulum yang diterapkan mencakup hardskill perawatan dan perbaikan motor serta softskill untuk membangun kesiapan mental dan profesionalitas. Para peserta juga menjalani kegiatan “Goes To Public”, yang memungkinkan mereka menerapkan keterampilan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat Semarang.

Pemberian materi softskill mental block dan growth mindset oleh M. Irfan Mahyuddin, Spv. Program Ekonomi dan SE Dompet Dhuafa Jateng kepada peserta pelatihan servis motor, Semarang (17/10/2025).
Pemberian materi softskill mental block dan growth mindset oleh M. Irfan Mahyuddin, Spv. Program Ekonomi dan SE Dompet Dhuafa Jateng kepada peserta pelatihan servis motor, Semarang (17/10/2025).
Sesi interaktif dalam pemberian materi softskill kepada peserta pelatihan servis motor, Semarang (17/10/2025).
Sesi interaktif dalam pemberian materi softskill kepada peserta pelatihan servis motor, Semarang (17/10/2025).

Setelah pelatihan berakhir, seluruh peserta—baik dari Karawaci maupun Semarang—bersiap memasuki dunia kerja melalui magang di Bengkel Inkubasi Institut Kemandirian dan bengkel mitra Dompet Dhuafa.

Kegiatan praktik peserta pelatihan servis motor, Semarang (20/10/2025).
Kegiatan praktik peserta pelatihan servis motor, Semarang (20/10/2025).

Dari Karawaci hingga Semarang, pelatihan servis motor ini menjadi bukti bahwa ruang sederhana seperti bengkel dapat melahirkan harapan, keberanian, dan langkah pertama menuju kemandirian.

Foto bersama peserta pelatihan servis motor, Semarang (17/11/2025).
Foto bersama peserta pelatihan servis motor, Semarang (17/11/2025).

 

Teks & Foto      : Siti Halimatussadiah
Penyunting       : Sri Apriyanti

Bagikan konten ini: