INSTITUTKEMANDIRIAN.ORG — Institut Kemandirian Dompet Dhuafa (IKDD) merupakan lembaga rujukan model program penanggulangan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia dengan membentuk generasi mandiri dan berkarakter. Sejak berdiri pada tahun 2005 silam, Institut Kemandirian Dompet Dhuafa sudah melahirkan ribuan alumni yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia.
Banyak di antara mereka telah sukses menjadi pengusaha atau berkarir berkat ketrampilan kerja dan wirausaha yang mereka dapatkan dari Institut Kemandirian.
Salah satunya Dudin, warga Malingping, Kabupaten Lebak yang terbilang sudah sukses menjadi seorang pengusaha.
Dudin merupakan Alumni pelatihan Institut Kemandirian Dompet Dhuafa pada tahun 2012 silam.
Dudin bercerita saat dirinya pertama kali mengikuti pelatihan di Rangkasbitung bersama Institut Kemandirian Dompet Dhuafa.
Pada saat itu, ia sudah menjalani usaha kecil-kecilan sebagai penjual pulsa. Namun, ia sama sekali tidak memiliki keterampilan untuk servis handphone.
Padahal, usahanya berjualan pulsa sangat berhubungan dengan servis handphone.
“Waktu itu saya jualan pulsa dan hanya ngampas (ngirim) kartu atau lainnya,” kata Dudin menceritakan awal mengikuti pelatihan di Institut Kemandirian Dompet Dhuafa.
Merasa masih memiliki kekurangan dan ingin mengembangkan usahanya, Dudin kemudian mengikuti pelatihan Institut Kemandirian Dompet Dhuafa di Rangkasbitung, Lebak.
Dudin mengambil pelatihan servis handphone sesuai dengan kebutuhannya. Pada saat itu, kata dia, sedang booming handphone Blackberry.
“Saya akhirnya ikut pelatihan, sebelumnya saya sama sekali tidak tahu servis handphone,” ujarnya.
Usai mengikuti pelatihan, Dudin akhirnya lebih semangat lagi membangun bisnisnya. Kali ini, ia tidak sekedar jualan pulsa, tetapi juga servis handphone.
Dudin bercerita sempat jatuh bangun membangun usahanya. Namun, saat ini ia sudah memiliki konter pulsa ‘Berkah Berjuang Cell’ di Pasar Malingping.
Selain itu, ia juga memiliki dua cabang lain yang masih berada di Kabupaten Lebak.
“Alhamdulilah sekarang saya sudah punya tiga cabang, saya kasih nama Berkah Berjuang Cell,” katanya.
Dudin mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan di Institut Kemandirian Dompet Dhuafa. Karena, berkat keterampilan yang diberikan, ia bisa mengembangkan usahanya hingga sukses.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan. Saya juga berterima kasih terhadap Institut Kemandirian Dompet Dhuafa,” ujarnya.***




