ArtikelBerita

 

 

SERPONG- Bertempat di  Khadijah Learning Center (KLC), Institut Kemandirian Dompet Dhuafa bersama dengan PT.Danareksa (Persero), mengadakan pelatihan pengolahan pangan berbasis tepung terigu pada Kamis (14/01). Pelatihan pengolahan pangan ini menyasar pemberdayaan perempuan di sekitar Tangerang Selatan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan para perempuan yang memiliki kemauan untuk mandiri dengan mengasah skill pengolahan pangan, sehingga bisa menjadi bekal memulai atau mengembangkan usaha.

 

Program ini ditargetkan sebanyak 25 orang peserta, dapat terserap dan mengikuti pelatihan dengan baik. Rencananya pelatiha pengolahan pangan ini akan diadakan dibeberapa titik, mengingat pandemi yang mengharuskan kita tetap menjaga protokol kesehatan agar tidak berkumpul. Titik yang akan disasar antara lain Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Bogor dan Depok.

 

Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali dengan berbagai kemampuan pengolahan pangan berbasis tepung terigu. Bentuk olahan seperti Donat, Pizza, Roti Manis, Cakwe, hingga Dorayaki pun dipelajari oleh peserta. Didampingi oleh instruktur lapangan, dari nampak para peserta mengikuti acara dengan antusias.

 

 

“Senang rasanya bisa praktik secara langsung untuk membuat olahan makanan yang nantinya bisa untuk dijual” aku Astri, salah satu peserta pelatihan pengolahan pangan

Pada pelatihan pengolahan pangan berbasis tepung terigu kali ini akan dilakukan dalam dua sesi, yaitu praktik offline, dan juga online ditambah dengan pembekalan kemandirian. Berlangsung sejak Rabu (13/01) hingga (20/01), peserta bukan hanya mempelajari produksi olahan pangan, namun juga sampai pada proses penjualan, dan Pembekalan Kemandirian oleh tim Institut Kamandirian.

Melalui pelatihan ini diharapkan peserta memiliki peluang yang lebih basar bagi para peserta untuk menjadi wirausaha dan juga memiliki daya saing yang lebih. Program ini tentunya sebagai kontribusi dalam pengembangan SDM juga sebagai penggerak ekonomi di masa pandemi ini yang diharapkan juga memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat.(Institut Kemandirian/Vera Dwiriani)