Jakarta, 30 Juni 2026
Institut Kemandirian Dompet Dhuafa resmi menggelar kegiatan Vocational Insight bertema “Unlock Your Potential: Mewujudkan Keterampilan Menjadi Kesempatan Karier” pada Selasa, 30 Juni 2026. Program pelatihan vokasi Institut Kemandirian ini dirancang untuk memotivasi peserta aktif, memperluas wawasan dunia kerja, sekaligus memperkuat jaringan kemitraan dengan industri sebagai penyerap tenaga kerja alumni.
Menjawab Tantangan Pengangguran: 7,2 Juta Orang Menanti Solusi
Menurut data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), angka pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 7,2 juta orang pada tahun 2025. Kondisi ini semakin kompleks di tengah era perdagangan bebas ASEAN yang menuntut tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di pasar global.
Lulusan SMK menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak. Di sinilah Institut Kemandirian hadir sebagai lembaga vokasi dan inkubasi bisnis di bawah naungan Dompet Dhuafa untuk membentuk generasi yang berdaya saing, mandiri, dan berkarakter melalui pelatihan berorientasi kebutuhan pasar.

Puluhan Peserta dari Berbagai Latar Pelatihan Terlibat Langsung
Kegiatan Vocational Insight 2026 diikuti oleh total 57 orang yang terdiri dari peserta pelatihan aktif, meliputi program Service Motor, Sekolah Tukang Ahli, dan Menjahit, serta alumni pelatihan dari bidang Cukur, Pijat, dan Barista, juga menghadirkan mitra offtaker dan tamu undangan dari kalangan industri.
Seremoni Bersejarah: Kick Off Program Kerja ke Jepang hingga Launching Buku

Salah satu momen paling ditunggu dalam Vocational Insight 2026 adalah rangkaian seremoni strategis yang berlangsung pada sesi pagi. Sejumlah capaian penting Institut Kemandirian diresmikan secara simbolis, di antaranya:
- Kick Off Program Tenaga Kerja Jepang, menandai langkah nyata Institut Kemandirian dalam menempatkan alumni ke pasar kerja internasional
- Penandatanganan MoU dengan mitra offtaker: Tauberes, Kita Jahitin, dan Setia Motor, sebagai jaminan penyerapan tenaga kerja alumni
- Peresmian simbolis Tempat Uji Kompetensi (TUK) Motor, fasilitas baru untuk sertifikasi kompetensi peserta pelatihan otomotif
- Peluncuran Buku Rekam Jejak Institut Kemandirian, dokumentasi perjalanan dan dampak lembaga selama beroperasi
“Kolaborasi pentahelix diperlukan untuk menguatkan program yang dijalankan IK, maka hari ini kita menghadirkan berbagai mitra kerjasama sebagai komitmen Institut Kemandirian membuka kolaborasi dengan berbagai pihak demi memaksimalkan kebermanfaatan dan tercapainya output serapan kerja. Layaknya sapu lidi, jika hanya satu mudah dipatahkan dan tidak dapat dimanfaatkan tetapi jika digabungkan maka akan bermanfaat.” Ucap Asep Hendriana, Ketua Pengurus Yayasan Umar Usman dalam sambutannya.
‘Unlock Your Potential’: Supardi Lee Pandu Sesi Motivasi dan Growth Mindset

Inti dari kegiatan Vocational Insight 2026 adalah sesi inspiratif berdurasi satu jam yang dipandu oleh Supardi Lee, berlangsung pukul 10.15 hingga 11.20 WIB. Sesi ini mengupas tiga tema utama yang relevan bagi peserta pelatihan vokasi:
- Mengenali potensi diri sebagai modal utama membangun karier
- Membangun growth mindset pola pikir berkembang yang menjadi fondasi kesuksesan
- Memahami pentingnya keterampilan teknis dan karakter dalam dunia kerja modern
Sesi diakhiri dengan tanya jawab dan diskusi interaktif yang dipandu MC, memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan bertanya langsung kepada pembicara.
Empat Tujuan Strategis Program Vocational Insight
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar motivasi sesaat. Institut Kemandirian menetapkan empat tujuan strategis dari penyelenggaraan Vocational Insight:
- Membangun motivasi dan semangat peserta untuk menyelesaikan program pelatihan hingga tuntas
- Menumbuhkan growth mindset dan kesadaran akan pentingnya keterampilan serta karakter dalam dunia kerja
- Mendorong peserta menetapkan target karier yang jelas pasca pelatihan
- Memperkuat jaringan kerjasama antara Institut Kemandirian dan mitra industri sebagai penyerap tenaga kerja alumni
Langkah Nyata Menuju Kemandirian Ekonomi Generasi Muda

Vocational Insight 2026 menjadi bukti nyata komitmen Institut Kemandirian Dompet Dhuafa dalam menghubungkan dunia pelatihan dengan dunia kerja secara konkret. Dengan terbentuknya kemitraan baru, peluncuran program internasional, dan fasilitas sertifikasi yang semakin lengkap, Institut Kemandirian terus memperkuat posisinya sebagai solusi strategis pengangguran vokasional di Indonesia.
Ke depan, Institut Kemandirian berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang membuka peluang karier nyata bagi generasi muda Indonesia baik di dalam negeri maupun di pasar internasional.
“Pendidikan merupakan program yang strategis untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan model pendidikan TEKUN ( Terampil, Kerja, Usaha, Naik Kelas). Institut Kemandirian siap menyediakan berbagai jurusan pelatihan vokasi dengan kurikulum praktis dan terhubung dengan peluang bekerja dan berwirausaha sehingga peserta pelatihan akan tumbuh dari mustahik menjadi muzakki. Di usia 21 tahun ini, Institut kemandirian terus memperluas jangkauan manfaat dari pelatihan keterampilan hingga kemandirian usaha demi generasi Indonesia yang lebih mandiri.” ucap M. Imam Baihaqi, Manager Diklat dan Operasional Institut Kemandirian dalam sambutannya.
