INSTITUTKEMANDIRIAN.ORG – Puluhan peserta pelatihan menjahit Institut Kemandirian pamerkan hasil karyanya pada Wisuda angkatan 2 di Bumi Maringi Peni, Pujon, Malang pada Rabu 9 Februari 2022.
Dengan bangga, puluhan peserta itu berjalan layaknya peragawati di atas cat walk.
Berbagai jenis pakaian yang digunakannya merupakan hasil dari kerja keras pelatihannya selama tiga bulan di Institut Kemandirian.

Busana muslimah dengan motif-motif yang menarik menjadi bukti bahwa hasil pelatihan selama tiga bulan sudah siap diaplikasikan di ranah profesional.
Salah seorang peserta Lusia Insyiroh mengaku bersyukur bisa menjadi bagian dari pelatihan keterampilan Institut Kemandirian.
“Saya sangat bersyukur, karena dari 60 peserta yang mendaftar hanya 20 yang diterima, saya sangat bersyukur bisa menjadi salah satu yang dipilih,” kata Lusia.
Menurutnya, ia banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman dari pelatihan yang dilaksanakan Institut Kemandirian. Sebab, awalnya ia sama sekali tidak tahu tata cara menjahit pakaian.

“Pemilihan bahan, benang, semuanya saya tahu di sini, dari nol sekali. Alhamdulillah, setelah pelatihan menjadi paham,” ucapnya.
Ia menuturkan, hal itu tidak terlepas dari penyampaian instruktur yang mudah dipahami dan dibarengi praktek. “Langsung praktek dan Insya Allah bisa,” tuturnya.
Selanjutnya, ibu rumah tangga yang pernah mencoba berbagai usaha seperti jualan online dan jual makanan itu ingin mencoba membuka jasa menjahit di rumah.
“Saya maunya usaha sendiri, karena saya punya kreatifitas itu tadi. Saya mau mendalami dan kebutuhan sandang itu kan utama,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan menjahit Institut Kemandirian sangat berarti bagi dirinya. Sebab, jika harus melalui kursus, ia harus mengeluarkan biaya hingga Rp3 juta.
“Uang itu kan cukup besar buat saya. Tapi dengan adanya pelatihan ini saya bisa mendapatkan pengalaman dan ilmu secara gratis,” katanya.***




