INSTITUTKEMANDIRIAN.ORG – Isu sosial seperti kemiskinan dan pengangguran masih menjadi persoalan yang belum mampu diselesaikan Bangsa Indonesia.
Berdasarkan catatan BPS, data pengangguran di Indonesia pada Februari 2022 mencapai angka 8,40 juta.
Sementara, jumlah penduduk miskin perkotaan pada September 2021 sebanyak 11,86 juta dan penduduk miskin perdesaan sebanyak 14,64 juta.
Hal itulah yang melatarbelakangi Dompet Dhuafa sebagai Lembaga Amil dan Zakat (LAZ) melahirkan Institut Kemandirian pada 23 Mei 2005 atau tepat 17 tahun lalu.

Institut Kemandirian dilahirkan sebagai satu lembaga yang berfokus pada pengentasan kemiskinan dan pengangguran melalui pelatihan vokasi.
Kedua isu sosial tersebut juga berkaitan dengan tujuan adanya zakat, infak dan sedekah.
Sepanjang 17 tahun Institut Kemandirian berdiri, berbagai pelatihan seperti pangkas rambut, salon muslimah, teknisi handphone, teknisi elektronik, otomotif, fashion dan design serta mengemudi terus dilaksanakan.
Pelatihan itu bertujuan menciptakan generasi yang berdaya saing, mandiri dan berkarakter. Sehingga, pasca pelatihan memiliki pribadi berkarakter yang siap kerja dan siap wirausaha.

Pelatihan sendiri ditargetkan kepada calon peserta yang berlatar pengangguran atau ekonomi lemah, tidak sedang bekerja/sekolah ataupun kuliah, sehat secara jasmani dan rohani serta menyasar usia produktif yakni 17-35 tahun.
Sehingga, pelatihan yang dilaksanakan menjadi tepat sasaran sesuai tujuan pengentasan kemiskinan dan pengangguran.
Usia 17 tahun bisa dikatakan sebagai usia remaja dalam kehidupan manusia. Hal itu juga terjadi kepada Institut Kemandirian yang terus berbenah dan berkembang.
Pada tahun 2010 lalu atau 5 tahun pasca lahir, Institut Kemandirian akhirnya memiliki gedung kampus sendiri atas wakaf dari Alm. H. Amir Raja Batubara yang berlokasi di Jalan Zaitun Raya, Karawaci, Tangerang.

Institut Kemandirian juga memiliki beberapa kantor satelit seperti di Depok dan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Selain itu, Institut Kemandirian juga terus memperluas sinergitas dengan berbagai pihak, baik skala nasional atau pun internasional.
Bahkan, pada tahun 2012, Institut Kemandirian sukses meraih penghargaan dari The Indonesian Small and Medium Entrepreneurship (ISMBEA) sebagai lembaga yang mampu membentuk pemuda-pemuda pengangguran menjadi seorang entrepreneur.
Catatan prestasi tersebut tentu tidak terlepas dari kerja keras tim dalam tubuh Institut Kemandirian.
Terbaru pada tahun 2022 ini, Institut Kemandirian meresmikan Gedung Inovasi Kemandirian yang bekerjasama dengan PT Rebach International, Korea Selatan.

Gedung tersebut berfungsi sebagai sarana berkreatifitas dengan fasilitas yang memadai. Berbagai aktivitas seperti belajar membuat konten digital, kreasi dengan bahan kayu dan eksperimen masakan baru bisa dilaksanakan di Gedung Inovasi Kemandirian.
Dengan adanya Gedung Inovasi Kemandirian sebagai pusat inovasi dan kreatifitas, diharapkan bisa membantu para calon entrepreneur dalam bereksperimen.
17 tahun berkiprah, tercatat sudah 7.975 alumni yang dilahirkan dari berbagai jenis pelatihan yang dilaksanakan. Jumlah itu berdasarkan catatan pada April 2022.
Para alumni sudah memiliki keterampilan dan siap untuk menjadi seorang entrepreneur ataupun sebagai tenaga kerja.
Di hari jadi (milad) Institut Kemandirian ke-17 yang tepat pada hari Senin 23 Mei 2022 ini, ucapan terima kasih dan doa terbaik kami dedikasikan bagi Inisiator dan pendiri Dompet Dhuafa Republika, Segenap dewan pengurus dan direksi Yayasan Dompet Dhuafa Republika, tak lupa juga kepada tim Institut Kemandirian sejak awal berdiri serta kepada para direktur yang pernah memimpin sejak awal berdiri yakni:
1. Zainal Abidin
2. Sulistiawati Ningsih
3. Sri Nurhidayah
4. Romi Ardiansyah
5. Rina Fatimah
6. Teguh Husadani
7. Kushardanta Susila Budi
8. Juperta Panji Utama
Selamat hari jadi (milad) Institut Kemandirian ke-17. Semoga semakin luas memberikan manfaat bagi masyarakat.*
Penulis: Direktur Institut Kemandirian Abdurrahman Usman




