Bukan Sekadar Pangkas Rambut, Pelatihan Barber Batam Buka Peluang Kerja dan Usaha

4 Min Read
Pelatihan Barber Profesional Batam
Pelatihan Barber Profesional Batam

BATAM – Keterampilan dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Karena itu, Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian menggandeng PT Audy Mandiri Indonesia untuk menghadirkan Pelatihan Barber Profesional di Batam. Dompet Dhuafa Kepulauan Riau turut mendukung program ini sebagai mitra pelaksana.

Pelatihan Barber Profesional Batam menyasar masyarakat usia produktif yang belum bekerja. Melalui program ini, peserta mengasah keterampilan pangkas rambut. Mereka juga mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja atau merintis usaha mandiri.

Selain keterampilan teknis, peserta mempelajari komunikasi dan pelayanan pelanggan. Mereka juga mengembangkan sikap profesional serta pola pikir kewirausahaan.

Pelatihan Barber Profesional Batam dengan Materi Praktis

Peserta mendengarkan arahan dari tim Diklat Institut Kemandirian

Selama pelatihan, peserta mempelajari berbagai teknik pangkas rambut. Mereka mengenal peralatan barber seperti clipper, trimmer, gunting, razor, dan sisir.

Peserta juga menguasai teknik potong rambut pria. Materinya mencakup model klasik, modern, fade, taper, undercut, dan gradasi.

Peserta tidak hanya mempelajari teori. Mereka langsung mempraktikkan teknik pangkas rambut. Latihan dimulai menggunakan boneka atau manekin hingga model nyata.

Selain itu, peserta mempelajari teknik styling, shaving, dan grooming. Mereka juga berlatih melakukan konsultasi pelanggan. Dengan begitu, mereka dapat menyesuaikan model rambut dengan bentuk wajah dan keinginan pelanggan.

Pelatihan ini juga mengembangkan keterampilan nonteknis. Peserta mempelajari komunikasi, pelayanan pelanggan, dan manajemen waktu. Mereka juga mengasah profesionalisme kerja serta pola pikir kewirausahaan.

Tirta Rahayu, Supervisor Diklat Institut Kemandirian , menegaskan pentingnya manfaat nyata dari pelatihan vokasional.

“Lewat Pelatihan Barber Profesional ini, kami ingin memastikan peserta membawa pulang keterampilan yang siap pakai untuk bekerja ataupun membuka usaha sendiri. Kesungguhan dalam belajar menjadi hal yang sangat mendasar. Kami berharap ilmu yang didapat mampu menjadi batu loncatan bagi para peserta untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi,” ungkap Tirta.

Amanah Dana Zakat untuk Membangun Kemandirian

Penyaluran Dana Zakat diterima dari PT Audy Mandiri Indonesia

Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat. Karena itu, peserta perlu mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh.

Dukungan para donatur turut mendorong keberhasilan program ini. Melalui peningkatan keterampilan, program ini membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi penerima manfaat.

Pimpinan Dompet Dhuafa Kepulauan Riau, Didik Supriyanto, turut mengingatkan peserta tentang pentingnya komitmen. Ia mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan selama tiga bulan hingga tuntas.

“Karena program ini menggunakan dana zakat, keseriusan dan komitmen peserta untuk menyelesaikan pelatihan selama tiga bulan ini sangatlah krusial. Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana umat ini memberikan kebermanfaatan yang berdampak panjang. Dengan komitmen penuh, keahlian yang diberikan oleh instruktur akan menjadi bekal berharga yang dapat dimanfaatkan secara maksimal di dunia kerja maupun usaha,” ungkap Didik.

Pesan tersebut mengingatkan peserta tentang tanggung jawab mereka. Kesempatan belajar ini merupakan amanah yang perlu mereka jaga. Karena itu, mereka harus memanfaatkan setiap ilmu sebaik mungkin.

Kolaborasi untuk Membuka Peluang Ekonomi

Pelatihan Barber Profesional di Kota Batam resmi dibuka

Dompet Dhuafa , Institut Kemandirian , PT Audy Mandiri Indonesia, dan Dompet Dhuafa Kepulauan Riau terus mendorong pemberdayaan masyarakat dhuafa melalui kolaborasi ini.

Pelatihan Barber Profesional Batam membuka peluang bagi peserta untuk memasuki dunia kerja. Program ini juga mendorong mereka merintis usaha mandiri.

Kemandirian ekonomi tidak selalu membutuhkan modal besar. Kesempatan belajar dan kemauan untuk berkembang dapat menjadi langkah awal. Dengan keterampilan yang tepat, peserta dapat membangun masa depan yang lebih baik.

Penulis: Siti Halimatussadiah
Editor: Kikis Charisma
Communications Officer
Follow:
Siti Halimatussadiah merupakan bagian dari IKDD yang berfokus pada komunikasi, publikasi, dan pengembangan jejaring dengan media, serta komunitas. Ia aktif dalam produksi konten, peliputan dan dokumentasi kegiatan, serta pengelolaan kanal komunikasi digital lembaga. Dengan kemampuan komunikasi dan public speaking, Siti turut mendukung berbagai kegiatan kelembagaan sebagai Master of Ceremony (MC).