Lebarkan Sayap ke Medan, Institut Kemandirian Buka Pelatihan Menjahit Level Mahir

Penulis: Siti Halimatussadiah - Communications Officer
6 Min Read
Peserta pelatihan Menjahit Institut Kemandirian di Medan
Peserta pelatihan Menjahit Institut Kemandirian di Medan

MEDAN – Institut Kemandirian Dompet Dhuafa membuka Pelatihan Menjahit Level Mahir di Medan, Sumatera Utara, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Program ini melibatkan 10 peserta yang telah menguasai keterampilan dasar menjahit.

Institut Kemandirian mengembangkan program ini melalui Satelit Medan bersama Dompet Dhuafa Waspada. Kolaborasi tersebut bertujuan memperluas akses pelatihan vokasional sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Pelatihan berlangsung pada 9 Oktober hingga 9 November 2026. Selama periode tersebut, peserta akan memperdalam keterampilan menjahit tingkat lanjut untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja atau mengembangkan usaha secara mandiri.

Institut Kemandirian menggelar pembukaan program di LPK Sri Modiste, Jalan Merak No. 28, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Melalui kegiatan ini, Institut Kemandirian ingin mendekatkan akses pelatihan keterampilan kepada masyarakat Medan dan sekitarnya.

Pelatihan Menjahit Level Mahir Tingkatkan Keterampilan Peserta

Bidang menjahit dan produksi busana menawarkan peluang kerja maupun usaha yang beragam. Peserta dapat mengembangkan karier di industri garmen, bekerja di konveksi, atau membuka jasa jahit rumahan.

Untuk memanfaatkan peluang tersebut, seseorang perlu menguasai keterampilan teknis, menjaga ketelitian, dan memahami standar produksi. Karena itu, Pelatihan Menjahit Level Mahir membekali peserta dengan kemampuan yang lebih mendalam.

Peserta akan mempelajari pengoperasian dan perawatan mesin jahit, pengukuran tubuh, pembuatan pola, serta pemotongan bahan. Mereka juga berlatih menyambungkan komponen pakaian dan menyelesaikan produk melalui proses finishing.

Selain itu, peserta mempelajari pengendalian kualitas (quality control) dan pembuatan busana sesuai standar industri. Materi tersebut membantu peserta memahami proses produksi pakaian secara lebih menyeluruh.

Institut Kemandirian melengkapi pembelajaran dengan praktik dan simulasi produksi. Dengan demikian, peserta dapat mengasah keterampilan sekaligus memahami alur kerja di industri busana.

Melalui pembekalan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil jahitan. Mereka juga dapat mempersiapkan diri untuk memanfaatkan peluang kerja dan usaha di bidang fesyen.

Satelit Medan Perluas Akses Pelatihan Vokasional

Pembukaan pelatihan Menjahit Institut Kemandirian di Medan
Pembukaan pelatihan Menjahit Institut Kemandirian di Medan

Institut Kemandirian mengembangkan Satelit Medan untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan. Melalui kerja sama dengan Dompet Dhuafa Waspada, Institut Kemandirian berupaya mendekatkan pelatihan vokasional kepada masyarakat di wilayah Medan dan sekitarnya.

Manajer Diklat dan Operasional Institut Kemandirian, M. Imam Baihaqi, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis. Program ini juga mendorong peserta membangun pola pikir berdaya dan melihat peluang untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

“Kami berharap ibu-ibu bisa memiliki mindset berdaya, baik siap bekerja ataupun berwirausaha,” ujar Imam.

Menurut Imam, perluasan program melalui Satelit Medan menjadi langkah penting untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan keterampilan yang relevan, peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi diri dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, mengingatkan peserta agar terus belajar dan terbuka terhadap pengetahuan baru. Ia menekankan pentingnya sikap mengosongkan gelas, yaitu kesediaan menerima ilmu, pengalaman, dan masukan tanpa merasa cukup dengan kemampuan yang sudah dimiliki.

Sikap tersebut dapat membantu peserta terus mengasah keterampilan dan meningkatkan kualitas hasil jahitan. Selain itu, keterbukaan terhadap pembelajaran juga membantu peserta menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar.

Dengan begitu, pelatihan tidak hanya menjadi tempat untuk mempelajari teknik baru. Program ini juga membuka ruang bagi peserta untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih mandiri.

Bekali Peserta dengan Soft Skill dan Kewirausahaan

Pelatihan Institut Kemandirian
Pelatihan Institut Kemandirian

Selain keterampilan menjahit, peserta juga mendapatkan pembekalan soft skill. Materi ini membantu mereka mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun merintis usaha.

Pembekalan tersebut mencakup beberapa materi berikut:

  • Growth mindset, untuk membangun kemauan belajar dan mengembangkan kemampuan.
  • Komunikasi efektif dan service excellence, untuk meningkatkan kualitas komunikasi serta pelayanan.
  • Literasi keuangan, untuk memahami pengelolaan keuangan secara lebih baik.
  • Pemasaran dan kewirausahaan, untuk mengenali peluang pasar dan mempersiapkan pengembangan usaha.

Kombinasi keterampilan teknis dan soft skill diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta dalam menghadapi dunia kerja. Bagi peserta yang ingin berwirausaha, materi tersebut juga menjadi bekal awal untuk mengelola dan memasarkan produk jahitan.

Dorong Kemandirian Ekonomi melalui Pelatihan Menjahit

Melalui Pelatihan Menjahit Level Mahir di Medan, Institut Kemandirian berupaya membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dan meningkatkan kapasitas diri.

Kolaborasi dengan Dompet Dhuafa Waspada melalui Satelit Medan turut memperluas jangkauan program pemberdayaan. Melalui langkah ini, Institut Kemandirian dan Dompet Dhuafa Waspada membantu masyarakat mempersiapkan diri menghadapi peluang kerja serta mengembangkan usaha secara mandiri.

Pada akhirnya, keterampilan menjahit dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik. Peserta tidak hanya belajar menghasilkan produk busana, tetapi juga mengembangkan potensi, mengenali peluang, dan meningkatkan kemampuan untuk meraih kemandirian ekonomi.

Melalui program ini, Institut Kemandirian Dompet Dhuafa terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan vokasional yang berorientasi pada keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Editor: Kikis Charisma
Communications Officer
Follow:
Siti Halimatussadiah merupakan bagian dari Institut Kemandirian Dompet Dhuafa yang berfokus pada komunikasi, publikasi, dan pengembangan jejaring dengan media, serta komunitas. Ia aktif dalam produksi konten, peliputan dan dokumentasi kegiatan, serta pengelolaan kanal komunikasi digital lembaga. Dengan kemampuan komunikasi dan public speaking, Siti turut mendukung berbagai kegiatan kelembagaan sebagai Master of Ceremony (MC).