Tangerang Selatan – Good People International NGO melalui ReBach International melangsungkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU)/ Nota kesepakatan yaitu penandatanganan kerja sama program Inkubasi Usaha bersama Institut Kemandirian dan Inkubator Bisnis Umar Usman.
Acara tersebut dihadiri oleh Perwakilan Tim ReBach International M Iqbal Adriansyah, Direktur Institut Kemandirian Abdurrahman Usman, Ketua Yayasan Pendidikan Umar Usman Asep Hendriana dan Kepala Inkubator Bisnis Umar Usman Rendika Rezky.
Acara penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di Kampus Bisnis Umar Usman Tangerang Selatan, Rabu (12/10/2022).
Ketua Yayasan Pendidikan Umar Usman dalam sambutannya mengatakan, dengan value yang ternyata sama, kita ingin menjalankan program ini dengan sebaik baiknya tidak hanya sekedar tersalurkan atau tersampaikan kepada penerima manfaat.
“Sekarang ini eranya sudah kolaborasi, “engga collabs, akan collaps” seperti apa yang disampaikan oleh mas Yuswohady salah satu Pakar Branding Nasional” ucap Asep dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/10).
Sementara Direktur Institut Kemandirian Abdurahman Usman menjelaskan, kerjasama ini merupakan kolaboraksi positif, untuk menciptakan “circle” kebaikan dalam upaya melahirkan “enterpreneur” baru di Indonesia.
“Kerja sama ini terbentuk dari kesamaan Visi antara ReBach International sebagai perwakilan dari Good people International NGO di Indonesia dengan Institut kemandirian dan Inkubator Bisnis Umar Usman yang konsentrasinya kepada penguatan UMKM,” ungkap Usman.

Selain itu, manager project Rebach Internasional M. Iqbal Adriansyah menambahkan, program ini adalah untuk para Alumni dari Institut kemandirian yang sudah berlatih sejak lama.
Dengan harapan dapat menciptakan para Entrepreneur baru yang nantinya bisa menguatkan para penerima manfaat dari segi Ekonomi” papar Iqbal.
Diterangkan Kepala Inkubator Bisnis Umar Usman Rendika Rezky, program Inkubasi usaha ini sejalan dengan Program Prioritas Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM Nasional, dimana program Inkubasi Usaha menjadi salah satu program yang akan membantu meningkatkan Rasio Kewirusahaan di Indonesia.
“Dimana saat ini rasio kewirausahaan di Indonesia masih tergolong rendah yaitu 3.74% dimana Rasio Kewirausahaan tersebut masih termasuk rendah dibandingkan dengan Negara tetangga seperti Vietnam 5%, Malaysia 4% dan Siangapura 9%. Idealnya suatu Negara memiliki Rasio Kewirausahaan sebesar 5% supaya dapat dikatakan Negara maju.” ucapnya.

Terakhir kata Rendika, kolaborasi ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi pihak lainnya untuk berkontribusi bersama dalam mendukung ekosistem wirausaha di Indonesia semakin maju dan berkembang.
“Sampai dengan saat ini UMKM masih penyumbang PDB (Product Domestic Bruto) tertinggi untuk Indonesia yaitu sebesar 61.4%. Untuk itu, mari kita bergerak bersama dan berkontribusi dalam menumbukan Wirausaha di Indonesia demi Indonesia maju,” pungkasnya.




