TANGERANG — Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil, tangguh, dan siap kerja. Kali ini, melalui kolaborasi bersama Cleansheet, digelar Pelatihan Cleaning Service sebagai bagian dari upaya menciptakan peluang kerja yang berkelanjutan di sektor jasa kebersihan.
Pelatihan resmi dibuka pada Rabu, 16 April 2025, di Kampus Utama Institut Kemandirian Karawaci, Tangerang. Sebanyak 11 peserta terpilih mengikuti program ini, yang berlangsung selama dua hari pelatihan intensif di kelas, kemudian dilanjutkan dengan 7 hari On the Job Training (OJT) di lokasi kerja nyata. Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori dan keterampilan dasar hingga lanjutan, tetapi juga mampu menghadapi tantangan langsung di lapangan.
Melalui kolaborasi ini, peserta dibekali dengan keterampilan teknis seperti teknik pembersihan profesional, etos kerja, dan standar pelayanan industri. Tak hanya itu, pelatihan juga menekankan penguatan soft skills—seperti komunikasi, manajemen waktu, hingga kepemimpinan—guna membentuk individu yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berkembang.


“Peserta pelatihan yang terpilih dan menunjukkan performa terbaik akan langsung kami salurkan untuk bergabung di CleanSheet, dengan pendapatan yang jelas dan terjamin. Kami pun membuka kesempatan lebih luas bagi peserta yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi CleanSheet siap memberikan beasiswa bagi mereka yang berkomitmen dan berprestasi. Harapan kami, pelatihan cleaning service ini tidak berhenti hanya di keterampilan dasar, tetapi bisa menjadi titik awal bagi peserta dalam mengembangkan diri untuk masa depan yang lebih baik” Ujar Dihqon Naadamist, CEO Cleansheet.
Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis seputar cleaning service, mulai dari teknik dasar hingga lanjutan, tetapi juga dibekali dengan penguatan soft skills seperti kemampuan berkomunikasi, manajemen waktu, dan kepemimpinan. Program ini dirancang untuk membekali mereka agar mampu bersaing di dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri di bidang layanan kebersihan.


Selama 2 hari pelatihan intensif di Kelas, peserta akan dibekali ilmu teori dan praktik teknik pembersihan profesional, etos kerja, hingga standar pelayanan dunia industri. Setelahnya, mereka akan menjalani 7 hari OJT (On the Job Training) di lokasi nyata, menghadapi tantangan sesungguhnya di lapangan. Pelatihan ini bukan sekadar bekal keterampilan. Ini adalah langkah kecil menuju hidup mandiri dan masa depan yang lebih cerah. Institut Kemandirian terus berkomitmen mencetak insan yang terampil, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
Melalui kombinasi antara pelatihan di kelas dan pengalaman langsung di lapangan, peserta tidak hanya belajar secara teknis, tetapi juga diasah mental dan sikap profesionalismenya. Interaksi dengan lingkungan kerja nyata selama OJT membuka wawasan mereka tentang dinamika industri jasa kebersihan serta pentingnya menjaga kualitas layanan. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan SDM yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar.
Tak hanya itu, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepercayaan diri peserta. Banyak dari mereka yang datang dengan latar belakang berbeda, membawa semangat baru untuk mengubah hidup. Melalui suasana belajar yang mendukung, bimbingan mentor yang berpengalaman, dan dorongan motivasi dari sesama peserta, mereka dipacu untuk terus berkembang dan tidak takut menghadapi tantangan.
Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Institut Kemandirian dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan vokasi. Dengan menggandeng mitra strategis seperti Cleansheet, lembaga ini terus memperkuat jaringannya agar lebih banyak individu mendapatkan akses terhadap pelatihan berkualitas. Karena setiap keterampilan yang dikuasai hari ini, adalah pondasi bagi masa depan yang lebih mandiri dan bermartabat.

“Saya Ahmad Syamil, sebelumnya saya bekerja di bidang kuliner, tepatnya di sektor FnB. Namun saya sadar, untuk bisa berkembang dan punya masa depan yang lebih baik, saya harus punya keterampilan yang spesifik. Dari Bekasi saya berani datang jauh-jauh ke Institut Kemandirian di Tangerang, karena saya ingin serius belajar dan membekali diri dengan skill yang bisa langsung diterapkan di dunia kerja,” ungkap Syamil.

Penandatanganan MOU pelatihan cleaning service, Abdurrahman Usman, Direktur Institut Kemandirian, dan Dhiqon Naadamist, CEO Cleansheet (16/04/2025).

“Saya berpesan kepada seluruh peserta, setelah lolos seleksi dan resmi mengikuti pelatihan ini, perbaruilah niat dalam diri. Niatkan setiap proses belajar bukan semata-mata untuk mendapatkan pekerjaan, tapi lebih dari itu jadikan pelatihan ini sebagai jalan mencari ridho Allah SWT. Dengan niat yang kuat, insyaAllah prosesnya akan lebih bermakna dan hasilnya lebih maksimal.” Abdurrahman Usman, Direktur institut Kemandirian.

Teks & Foto : Siti Halimatussadiah, Syabila Bulan Meishanda
Penyunting : Siti Halimatussadiah, Sri Apriyanti




