INSTITUTKEMANDIRIAN.ORG – Langit cerah dan sinar matahari yang muncul di antara payung-payung di sekitar Masjid Agung Banten membuat indah suasana pada Senin 7 Maret 2022.
Lalu lalang kendaraan peziarah menggunakan bus-bus besar dari luar kota nampak sudah mulai terlihat.
Siapa sangka, Tanah Para Sultan itu sepekan sebelumnya terendam banjir cukup dahsyat akibat luapan Kali Cibanten.
Masih tampak beberapa posko bencana berdiri, salah satu yang cukup menarik perhatian yaitu posko Institut Kemandirian yang memberikan layanan servis gratis sepeda motor.
Nampak kendaraan roda dua berjejer menunggu antrean untuk menerima servis. Tak sedikit yang datang ke posko itu dengan kondisi kendaraan yang mati.
Mereka adalah korban banjir dari beberapa kelurahan di Kecamatan Kasemen, Kota Serang yang terjadi pada Selasa 1 Maret 2022 lalu.
Beberapa yang ikut mengantri menunjukan wajah lesu. Karena tidak sedikit yang harus mengalami kerugian akibat banjir, seperti rusaknya barang elektronik hingga sepeda motor.
Namun dengan adanya layanan servis motor gratis dari Institut Kenandirian, mereka nampak bersemangat, karena setidaknya tidak perlu merogoh kantong cukup dalam untuk memperbaiki sepeda motor yang terendam banjir.
Salah seorang warga Durotun yang berasal dari Kampung Sukadiri, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang mengatakan, banjir yang menerpa kampungnya mencapai ketinggian 1 setengah meter.
Banjir baru surut setelah dua hari merendam pemukiman. Bahkan, sepeda motor kesayangannya harus terendam air banjir di dalam rumahnya.
“Pas hari Selasa (1 Maret 2022) siang. Kalau di Sukadiri surut hari Kamis,” katanya sambil menunggu antrian servis.
Duraotun menuturkan, tak hanya rumahnya yang terendam banjir, ratusan rumah warga lainnya di kota yang akrab disapa Tanah Jawara ikut terendam dalam musibah itu.
Mendapat informasi adanya servis motor gratis, ia segera mendatangi lokasi posko bersama beberapa warga lainnya.
Karena, kata Durotun, pada situasi seperti ini, bengkel motor dipenuhi orderan dari korban banjir.
“Sangat membantu, karena memang bengkel sangat penuh di lokasi lain, ada juga bengkel yang memanfaatkan keadaan,” katanya.
“Tapi kalau sudah di sini (Institut Kemandirian), kita sudah tahu di mana salahnya, di mana yang harus dibenerin,” tambahnya.
Ia mengaku berterimakasih atas layanan servis gratis itu. Apalagi, termasuk ganti oli secara gratis.
“Sangat berterimakasih, tadi juga sudah banyak yang kesini dari Sukadiri,” ujarnya.
Layanan servis motor gratis bagi korban banjir di Kota Serang sendiri dibuka selama dua hari yakni pada Senin dan Selasa 7-8 Maret 2022.
Total, sebanyak 50 sepeda motor korban banjir di Kota Serang menerima layanan servis motor gratis.
“Sebagian besar kendaraan yang kita perbaiki adalah sepeda motor yang terendam banjir, rata rata perbaikan pada karburator, ganti busi ganti oli dan filter udara,” Manager Program Reguler Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Akhmad Zaenudin di lokasi.***




