Aksi Bersih Masjid Ramadan: Kolaborasi Institut Kemandirian Dompet Dhuafa dan Paragon Hadirkan Kenyamanan Ibadah di Jabodetabek

Tangerang, 09 April 2026 – Ramadan telah berlalu, namun jejak kebaikan dari Aksi Bersih Masjid yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian bersama Paragon masih terasa di sejumlah masjid di wilayah Jabodetabek.

Selama bulan suci tersebut, program ini menyasar 10 masjid dengan berbagai kegiatan, mulai dari pencucian karpet, pembersihan toilet, laundry mukena, hingga pembagian paket berbuka puasa. Meski dilakukan dalam rentang waktu terbatas, dampaknya tidak berhenti saat Ramadan usai.

Di Masjid Jami’ Al-Muhtadin, Depok, perubahan itu masih terlihat. Karpet tetap terjaga kebersihannya, mukena tersusun lebih rapi, dan kesadaran jamaah untuk menjaga fasilitas masjid mulai tumbuh.

Ketua DKM, Ustadz Malik, menyebut bahwa program ini memberikan dampak yang tidak hanya bersifat sementara.

“Manfaatnya masih kami rasakan sampai sekarang. Karpet yang sudah dibersihkan jadi lebih terawat, mukena juga lebih nyaman digunakan. Yang paling terasa, jamaah jadi lebih peduli untuk ikut menjaga kebersihan masjid,” ungkapnya.

Menurutnya, sebelumnya upaya menjaga kebersihan sering terkendala keterbatasan tenaga dan biaya. Kehadiran program ini menjadi titik awal perubahan, sekaligus penyemangat bagi pengurus dan jamaah.

Hal serupa juga dirasakan di masjid-masjid lain yang menjadi lokasi program. Kebersihan yang sebelumnya luput dari perhatian kini menjadi hal yang lebih dijaga. Tidak hanya oleh pengurus, tetapi juga oleh jamaah yang merasa memiliki.


Institut Kemandirian Dompet Dhuafa melihat bahwa Aksi Bersih Masjid Ramadan bukan sekadar kegiatan layanan, melainkan bagian dari upaya membangun kebiasaan baik di tengah masyarakat. Kebersihan masjid diharapkan tidak hanya menjadi fokus saat Ramadan, tetapi terus berlanjut di bulan-bulan berikutnya.

Kolaborasi dengan Paragon dalam program ini juga menjadi contoh bagaimana sinergi dapat menghasilkan dampak berkelanjutan. Dengan pendekatan yang sederhana namun tepat sasaran, kebutuhan dasar jamaah dapat terpenuhi sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif.

Kini, setelah Ramadan berlalu, masjid-masjid tersebut tidak hanya meninggalkan kenangan ibadah, tetapi juga perubahan kecil yang berarti. Dari karpet yang lebih bersih hingga kebiasaan baru dalam menjaga fasilitas, Aksi Bersih Masjid Ramadan menunjukkan bahwa dampak sebuah program tidak selalu diukur dari seberapa lama berlangsung, tetapi dari seberapa jauh ia bertahan.

Teks & Foto      : Siti Halimatussadiah

Penyunting             : Sri Apriyanti

Bagikan konten ini: